Mi Ayam Jamur


Suami saya adalah orang paling cerewet sedunia when it comes to mie instan. Yang katanya mengandung inilah itulah, yang bisa menyebabkan inilah itulah, dsb. Tak tik saya yang biasanya berhasil adalah masak mie instan malam-malam, alasannya saya kelaparan dan kalau keluarpun sudah tidak ada yang jualan, tapi saya harus pastikan kulkas saya belum di-stock. Baru deh, dia menyerah dan membiarkan saya makan mie instan dengan lahap. Suatu hari ngidam mie instan saya kumat di siang bolong, dan saya tidak bisa merengek diijinkan makan mie instan, jadilah saya berimprovisasi membuat 'kind of' mie ayam jamur. Eh, ternyata tak hanya saya, suami saya juga suka!
 


Bahan:

- 200 gram mie telur kering
- 1 batang pok choy, potong per helai, rebus sebentar
- Jamur shimeji secukupnya, rebus sebentar

Bahan & bumbu tumisan ayam:
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 100 gram ayam fillet, potong dadu
- 6 sendok makan kecap manis
- 2 sendok teh saus tiram
- 2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- Kaldu ayam bubuk secukupnya

Kuah:
- 500 ml kaldu ayam
- 1 siung bawang putih, memarkan
- 1 cm jahe, memarkan
- 1 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh merica bubuk

Cara membuat:
1. Rebus mie telur kering hingga matang. Tiriskan.
2. Siapkan wajan, panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan ayam, kecap manis, saus tiram, garam, kaldu bubuk dan merica, masak hingga ayam matang.
3. Siapkan panci ukuran sedang, beri 1 sendok makan minyak goreng dan panaskan. Tumis bawang putih dan jahe hingga harum dan agak kecoklatan. Masukkan air kaldu, garam dan merica bubuk. Masak hingga mendidih. Angkat, taburi dengan irisan daun bawang.
4. Siapkan mangkuk saji, taruh minyak ayam (jika pakai), beri 1 porsi mie, aduk rata dengan sumpit atau garpu. Tambahkan pok choy dan jamur - yang telah diseduh dengan kuah panas sebentar agar layu - ke atas mie. Taburi dengan tumisan ayam. Sajikan dengan kuah kaldu.


Comments