Nasi Ayam Jamur

Iya.. anda gak salah baca kok. Bukan hanya mie saja yang ayam jamur, nasi juga bisa!
Membuat nasi ayam jamur ini berawal dari suatu hari yang malas, saya dan hubby sudah mau kehabisan stok bahan di kulkas. Hanya tinggal ayam, wortel, jamur, dan bakso beku. Mau pergi ke supermarket malasnya ampun, maklum matahari sedang terik-teriknya. Kami pingin masak sesuatu tapi banyak syaratnya. Pertama, harus menggunakan bahan-bahan yang tersedia di kulkas. Berikutnya, makanan tidak boleh digoreng pertama karena minyak goreng di dapur sepertinya tidak cukup untuk metode deep frying, sedangkan hubby juga lagi semangat-semangatnya diet anti goreng-gorengan. Syarat berikutnya harus nasi karena bosan dengan pasta-pastaan atau roti. Saya jadi teringat hubby pernah membuatkan saya chicken rice beberapa bulan yang lalu, namun kok ayam yang saya punya hanya ayam fillet bagian dada saja dan hanya sepotong. Bermodal resep kira-kira, sayapun membuat ayam jamur yang kata hubby saya enak banget!

Bahan:
- 2 cup beras, cuci bersih
- 1 potong dada ayam tanpa kulit tanpa tulang, potong-potong dadu kecil
- 1 pak jamur shimeji coklat (mau pakai yang putih juga boleh-atau jenis jamur lain juga boleh), potong-potong
- 1/2 buah bawang bombay, iris kasar
- 1 sdm jahe parut
- 1 sdm bawang putih parut
- 1 sdm olive oil
- 1 sdm minyak wijen
- 1 sdm chicken powder
- Garam, gula, dan merica bubuk
Note: Jahe dan bawang putih boleh juga dihaluskan, ini berhubung saya males ngulek saja. Hehehe



Cara membuat:
1. Tumis bawang putih dan jahe dengan minyak wijen sampai harum (saya suka sekali perpaduan wangi olive oil dan jahe ini)



2. Masukkan bawang bombay, aduk hingga layu.
3. Masukkan ayam, tumis hingga berubah warna.
4. Masukkan jamur, aduk sebentar.
5. Masukkan beras, aduk hingga rata. Tambahkan 1,5 cup air. Tambahkan gula, garam, merica, dan chicken powder. Aduk hingga mendidih.



6. Matikan api. Tambahkan minyak wijen, aduk hingga rata.
7. Masukkan nasi ke dalam rice cooker dan tanak hingga matang.




Catatan:
1. Banyaknya air yang dipakai tergantung dari jenis beras. Ada beras yang memerlukan banyak air, ada pula yang tidak. Kalau biasanya anda menggunakan perbandingan 1 : 1, maka untuk resep ini kurangi pemakaian air sebanyak 25%, tambahkan sedikit demi sedikit hingga pulennya pas.
2. Jika menggunakan rice cooker, jika air kurang maka nasi yang dihasilkan akan undercook, masih keras dan kurang matang. jangan panik, ini masih bisa dikoreksi. Tinggal tambahkan air lalu masak kembali hingga matang.
3. Disarankan menambahkan air sedikit demi sedikit karena jika air terlalu banyak maka akan menghasilkan nasi yang lembek (saya kurang suka nasi yang terlalu lembek dan berair).
4. Penggunaan rice cooker bisa diganti dengan kukusan. Caranya, beras yang dimasukkan bersama air harus dimasak dulu hingga air menyusut (seperti diaron) baru dikukus sekitar 30 menit.
5. Saran penyajian: tambahkan 1/2 sdm butter saat akan disajikan. Butter  akan menambah aroma dan rasa yang gurih dan nikmat.
Dan inilah hasilnya...



Percayalah pembaca, nasi ayam jamur ini gurih dan enak!!!!!

Comments